• PONPES AL-IKHLAS RAUDHATUL ULUUM
  • Berdiri Diatas Kaki Sendiri Berjalan Diatas Ridho Illahi

Ketua PWNU Jabar Ikut Memeriahkan Milad Ponpes Al-Ikhlas Raudhatul Uluum Ke VIII

Pondok Pesantren Al Ikhlas Raudhatul Uluum desa Tenjolaya Kabupaten Subang peringati Hari lahir ke-8 dan peringatan Tahun Baru Islam 1441 Hijriyah dengan pawai akbar kirab muharram para santri, jamaah dan masyarakat sekitar.

Sekitar seribu orang mengikuti pawai acara ini diiringi riuhnya suara pasukan marching band santri pondok pesantren yang berprestasi mengkilap ini dengan rute yang yak jauh dari lokasi kompleks pesantren modern tersebut, Ahad (15/09/2019).

Kyai Atep Abdul Gofar memimpin kegiataan pawai kirab Muharram 1441 H, menurutnya acara tersebut untuk menunjukkan tingginya nilai kebersamaan dan mengejar keberkahan bulan muharaam,” Ekspresi tahun baru Islam harus lebih meriah, momentum ini adalah momentum kebersamaan dan ukhwah Islamiyah dan ukhwah Wathoniyah, dengan inilah selaku warga nahdatul ulama menunjukkan kebesaran Islam,” ungkapnya.

Kyai Atep yang segera menakhodai Forum Komunikasi Diniyyah Takmiliyah (FKDT) tingkat Provinsi Jawa Barat juga mengatakan memberikan santunan kepada 500 orang anak yatim piatu dari berbagai lapisan masyarakat dan santri se-kabupaten Subang.

Gus Hasan Ungkap Sejarah Berdirinya Nahdatul Ulama Sebelum Dideklarasikan

Dalam ceramahnya Ketua PWNU Jawa Barat, KH. Hasan Nuri Hidayatullah atau akrab dipanggil dengan nama Gus Hasan menyampaikan sejarah berdirinya Nahdatul Ulama sangat penting diketahui oleh warga Nahdatul Ulama, beliau menyampaikan cerita sejarah tentang awal berdirinya Nahdatul Ulama.

“Sebelum NU dideklarasikan Mbah Hasyim (KH Hasyim Asyari meminta tolong kepada KH As’ad agar bisa sowan ke KH Kholil Bangkalan Madura untuk meminta pendapat beliau soal keinginan beliau untuk mendeklarasikan Nahdatul Ulama sebagai organisasi pada sekitar tahun 1924-1925, sosok ulama sepuh di Bangkalan itu saat disampaikan permohonan mbah Hasyim tak merespon apapun,” ungkap Gus Hasan dihadapan seribuan jama’ah.

Gus Hasan juga menceritakan sowannya KH Asad untuk kedua dan ketiga kalinya yang akhirnya diterima dan diamanati sebuah tasbih dan tongkat sebagai simbol atau isyarat dari sang guru sepuh, KH Kholil Bangkalan.

“Mbah Kholil gak jawab tapi dia sumringah, wajahnya ceria tapi tak ngomong apa-apa. Bahasa tulang dan menyampaikan ke Mbah Asy’ari apa adanya Primasari juga tidak berani mendeklarasikan NU setelah sowannya KH As’ad ke Mbah Kholil di Bangkalan Madura, baru di sowan KH Asad yang ketiga ada isyarat berupa pemberian tasbih dan tongkat serta bekal pulang,” lanjutnya.

Gus Hasan juga menyampaikan kecerdasan seorang KH Hasyim Asyari yang mampu menangkap isyaroh KH Kholil Bangkalan yang diartikan sebagai tidak bolehnya putus komunikasi dengan Alloh SWT dengan isyarat Tasbih dan Isyarat tongkat sebagai isyarat ijin kepemimpinan dari mbah Kholil.

Gus Hasan didampingi ketua PCNU Subang KH Satibi, Jajaran Muspika Kecamatan Kasomalang, serta sejumlah tamu undangan lainnyan sempat meresmikan Masjid di kompleks SMP &SMK Ponpes Al Ikhlas Raudhatul Uluum.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Ponpes Raudhatul Uluum Subang Terima 3 Santri Asal Jepang

Para santri pondok pesantren Raudhatul Ulum sangat senang memiliki teman dari negara sahabat Republik Indonesia, Hal ini diungkapkan oleh Siti Masitoh, 15 santri di pesantren ini yang s

25/08/2019 06:45 WIB - administrator
Santri asal daerah, dimana Al-Qur'an 10 juz, satu kali duduk

Assalamualikum, Wr Wb Tahfid Al-Qur'an Merupakan Menjadi Salah Satu Program PONPES AL_IKHLAS RAUDHATUL ULUUM, dan telah berhasil Membuat Banyak Para santrinya yang sudah menghafal 30 Ju

30/07/2019 09:28 WIB - administrator
Hadroh El-safiq Ikut Memeriahkan Bazar Ramadhan Di Tol Cipali

BAZAR Ramadan Cipali yang dipusatkan di Rest Area 86 A Tol Cikopo-Palimanan ternyata cukup mendapat perhatian warga pengguna jalan tol terpanjang. Apalagi di sana disediakan beberapa st

19/05/2019 17:46 WIB - administrator
Ma’annajah Fil Imtihan

SUDAH SAATNYA KITA MEMANEN APA YANG KITA TANAM.SEMESTER GANJIL HAMPIR SUDAH SELESAI KINI SAATNYA KITA MEMBUKTIKAN KEPADA GURU, ORANG TUA & KELUARGA BAHWA KITA PEJUAN ILMU SEJATI

01/04/2019 21:44 WIB - administrator
Diklat Praktek Kerja Industri Tahun Pelajaran 2018/2019

Praktek kerja Industri Tingkat SMK mengacu kepada UUD No.20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, kepmen Pendidikan dan Kebudayaan no 323/u/1997 tentang penyelerenggaraan prake

01/04/2019 21:44 WIB - administrator
Pengajian Bulanan Pertama di Tahun 2019

Assalamualaikum Wr. Wb Alhamdulillah Pengajian bulanan Pertama Di Tahun 2019 Bisa terlaksanakan dengan lancar walaupun Turun hujan dengan sangat deras tapi tidak mematahkan semangat par

01/04/2019 21:44 WIB - administrator
Gelar Workshop Bersama Dinkes Subang, Ponpes Raudhatul Uluum Ajak Masyarakat Hidup Sehat

Tidak kurang dari 100 peserta dari wilayah subang selatan mengikuti Workshop Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS)di Yayasan Pondok Pesantren Raudhatul Uluum Desa Tenjolaya Kecamatan Kasoma

01/04/2019 21:44 WIB - administrator
Santri Asal Maluku Sandang Predikat Hafidz Qur’an

Tiada kata selain salut serta sanjungan untuk pondok pesantren Radhatul Uluum desa Tenjolaya kecamatan Kasomalang kabupaten Subang yang terus menambah generasi hafidz baru di Indonesia.

01/04/2019 21:44 WIB - administrator